Bangka Barat,Mentok, – Pantauan tim media babel terdapat satu nama kolektor Timah Ilegal sebut saja Riki yang tak mengantongi izin tampung sementara dari PT.Timah dan legalitas lainnya dijalan argotirta, Sungai Daeng, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat. Rabu (22/1/25).
Lalu tim media babel melihat disamping rumah saudara Riki kemudian keluar pemuda dan mengahampiri tim media Babel mempersilakan duduk di teras
“Saya ponakan Riki Pak.Dia sedang tidak ada dirumah ,jadi saya yang gantikan posisinya sementara sembari menunggu”, ucap dadang kepada Wartawan.
Lebih lanjut tim media ini bertanya ke saudara dadang apa benar disamping rumah ini tempat Bos Riki mengepul atau membeli biji pasir timah.
“iya pak itu tempat kita beli biji pasir timah pak,”, kata Dadang singkat. (22/1)
Saat tim ini bertanya terkait surat izin pembelian dan penampungan biji pasir timah dan kepada siapa anda bekerja, lalu timahnya dikembalikan kepada siapa?
“Untuk surat menyurat itu saya kurang paham dan tidak memiliki pak, untuk pekerjaan ini saya masih terbilang baru pak baru beberapa bulan saya tinggal disini pak”, ujarnya.
Dadang melanjutkan kalau untuk timahnya saya tidak mengetahui sama sekali pak ,kepada siapa biji pasir timah tersebut di kembalikan, itu semua urusan Bos Riki ,saya hanya jaga sementara”, kata Dadang.
Sampai Berita ini diterbitkan tim Media Babel akan berusaha mengkonfirmasi kepada Dirkrimsus Polda Babel Kombes Jojo Sutarjo agar pemberitaan menjadi berimbang.
Masyarakat dan pemerhati lingkungan meminta kepada APH Polres Babar untuk menindak lanjuti Kolektor bernama Riki di Sungai Daeng yang leluasa membeli Timah Ilegal ataupun membeli di luar WIUP. (Tim